Kamis, 20 April 2017

Adik Fajri Telah Berpulang

Kamis kemarin, 20/4/17, genap 9 bulan adik Muhammad Fajri Ramadhan mendapat pendampingan dari Cahaya Foundation. Berbagai pengalaman suka dan duka sudah dilalui bersama sehingga kami sudah merasa bersahabat dengan semua ruangan di RSUD Kota Bekasi, sangat memahami dan mengenal betul setiap sudutnya.


Dalam melakukan pembelaan untuk masyarakat kurang mampu yang sakit, kami selalu memohon bantuan kepada Allah untuk dapat dilancarkan semua urusan, diberi kekuatan lahir dan batin agar bisa maksimal memberikan pendampingan secara baik dan benar. Juga memohon agar selalu diberikan kesehatan yang prima, kesabaran yang tinggi, dan ketabahan yang tiada batas. Kami merasa sangat beruntung masih diberi peluang untuk bisa memberikan pendampingan pengobatan bagi masyarakat yang tidak mampu. Allah telah memberikan kesempatan untuk menghiasi sebagian waktu dengan luasnya ladang kebaikan yang tersedia. Sebuah anugerah tiada tara.


Beberapa kali kami telah memberikan pembelaan terhadap beberapa pasien kurang mampu yang membutuhkan pendampingan, mulai dari pembelaan untuk mendapatkan fasilitas pengobatan yang layak dan berkeadilan, hingga melakukan pembelaan dalam mengusahakan jaminan pembiayaannya.

Adik Fajri, yang lahir pada 5 Juli 2016, dan merupakan warga Kampung Ciketing RT 002 RW 002, Kelurahan Sumurbatu, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi ini, didiagnosa menderita Pneumonia, Farese Diafragma Kanan dan Hemiparese Dextra. Kami berikan pendampingan pertama kali saat usianya baru 15 hari, langsung mendapat perawatan sejak 20/7/16 di ruang PICU RS Hermina Bekasi Barat. Gejala awalnya sesak napas yang teramat sangat. Berdasarkan diagnosa yang didapat, perlu diambil tindakan operasi. Estimasi biaya awal yang disampaikan pihak RS Hermina Bekasi Barat pada saat itu sekitar 34 jutaan, penjaminan biaya bagi adik Fajri saat itu segera kami upayakan melalui bantuan penjaminan pembiayaan dari Pemerintah Kota Bekasi, dikarenakan orangtua adik Fajri termasuk kategori keluarga tidak mampu, dengan kondisi rumah berdinding bilik berukuran 3x5 m², diatas sebidang tanah garapan dengan sistem sewa. Pekerjaan orangtuanya serabutan. Selama hampir 4 bulan dirawat di RS Hermina Bekasi Barat, pasca 2x Operasi Plikasi Diafragma, adik Fajri masih harus dirawat di ruang PICU dikarenakan 85% masih ketergantungan ventilator.


Pada 21/11/16, Cahaya Foundation diminta menghadap Dr. Agnes, penanggung jawab ruang PICU RS Hermina Bekasi Barat, terkait proses perujukkan ke RSUD Kota Bekasi dikarenakan nilai jaminan perawatannya sudah sangat tinggi, sudah mencapai 550 jutaan.

Tanggal 23/11/16, alhamdulillah adik Fajri berhasil dievakuasi, dipindahkan ke RSUD Kota Bekasi, sehingga kelanjutan perawatannya di RSUD Kota Bekasi.

Senin, 17/4/17 yang lalu, RSUD Kota Bekasi menghubungi kami, Cahaya Foundation, untuk berdiskusi dalam rangka mencari solusi tentang kondisi adik Fajri. Dokter anak yang menangani adik Fajri menjelaskan bahwa kerusakan syaraf diafragma yang diderita adik Fajri menyebabkan diafragmanya tidak bisa memompa paru-parunya sehingga selalu membutuhkan ventilator untuk dapat memompanya. Dalam dunia kedokteran, kerusakan syaraf seperti itu biasanya tidak dapat lagi diperbaiki sehingga adik Fajri akan selalu tergantung pada ventilator hingga waktu yang tidak terbatas. Biaya perawatan di RSUD selama 152 hari dirawat di ruang PICU sudah mencapai 600 jutaan. Total dengan yang di RS Hermina Bekasi Barat sudah mencapai 1,15 milyar. Pihak RSUD Kota Bekasi sudah melakukan konsultasi ke para konsuler senior yang memahami permasalahan seperti itu, seperti RSCM dan RS Harapan Kita. Namun belum ada solusi yang pasti untuk dapat memperbaiki syarafnya yang telah rusak. Pihak managemen RSUD Kota Bekasi pun telah melakukan pembicaraan dengan bapak Walikota secara langsung terkait perkembangan kondisi adik Fajri berikut kesiapan penjaminan pembiayaan kelanjutannya. Permasalahan ini disampaikan kembali kepada kami, untuk selanjutnya agar disampaikan kepada orangtua adik Fajri.

Belum lagi kami menyampaikan hal tersebut, Allah sudah memberikan keputusan terbaiknya untuk adik Fajri. Kamis, 20/4/17, tepat pukul 10.00 WIB, adik Fajri telah kembali ke pangkuan Illahi Robbi.


Sahabat mulya sekalian, ikhtiar telah kita lakukan bersama-sama secara maksimal dengan daya dan upaya yang kita miliki dalam memberi pendampingan bagi adik Fajri, sehingga Allah memberikan keputusannya yang terbaik.

Mari kita sama-sama angkat kedua tangan kita dan tengadahkan muka, seraya memohon dengan sangat kepada Sang Pemilik Hidup, agar adik Fajri diampuni segala dosanya, dan diberi tempat di sisiNYA tempat yang terindah dari seindah-indahnya tempat di langit. Aamiin...

Terima kasih kami kepada:
1. Bapak Walikota Bekasi, yang telah menjaminkan semua pembiayaan bagi adik Fajri selama dirawat,
2. Kepala Dinas Kesehatan, berikut jajaran, yang telah memberikan rekomendasi penjaminan pembiayaan pengobatan adik Fajri,
3. Kepala Dinas Sosial, berikut jajaran, yang telah menyetujui ajuan rekomendasi keterangan tidak mampu untuk mendapatkan jaminan pengobatan bagi adik Fajri,
4. Direktur RSUD Kota Bekasi beserta jajaran, yang telah secara maksimal merawat adik Fajri selama sakitnya,
5. Direktur RS Hermina Bekasi Barat beserta jajaran, yang telah secara maksimal merawat adik Fajri selama sakitnya,
6. Camat Bantargebang beserta jajaran, yang mengajukan rekomendasi pembuatan keterangan tidak mampu untuk pembiayaan pengobatan adik Fajri,
7. Lurah Sumurbatu, Ketua RW 02, dan Ketua RT 02 berikut jajaran, atas kepeduliannya yang tinggi terhadap warganya,
8. Sahabat dari #SedekahRombongan yang rutin mengunjungi adik Fajri selama dirawat dan memberikan bantuan berupa susu dan pampers untuk kebutuhan adik Fajri,
9. Mbak Menu Dwi Yanti, yang juga rutin mengunjungi adik Fajri dan memberikan bantuan berupa dana untuk biaya konsumsi kepada orangtua adik Fajri yang selama ini menunggui adik Fajri selama dirawat,
10. Segenap Alumni SMAN 1 Bekasi, segenap Alumni SMPN 1 Bekasi, segenap Alumni SMAN 3 Bekasi, segenap Alumni SMA PGRI Bekasi angkatan 1987, dan semua Sahabat Cahaya yang terkasih, yang selalu memberikan motivasi, do'a dan support yang tak terhingga kepada kami dalam setiap pembelaan dan pendampingan yang kami lakukan.

Sungguh, semua dukungan para pihak yang secara bersama-sama saling bahu membahu dalam kepedulian, dengan penuh kerelaan dan keikhlasan untuk membantu saudara-saudara kita yang kurang mampu di Bekasi ini begitu menguatkan dalam setiap langkah yang kami jejakkan. Semoga Allah membalas semua kebaikan ini dengan sebaik-baik balasan.

Salam takzim dari kami,
Cahaya Foundation


EmoticonEmoticon