Tampilkan postingan dengan label Bakti Sosial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bakti Sosial. Tampilkan semua postingan

Senin, 28 Januari 2019

Giat Bareng Di Selat Sunda




Pandeglang -- Sinergitas antara Cahaya Foundation, Sahabat Nurani Serang dan Pramuka Peduli 0921 Kota Bekasi, mendapat dukungan dari Komunitas Smansa 84, Keyboardist Lintas Wilayah, DKM Al Muttaqiin PT Progress Diecast, dan Komunitas Smansasi 97, dengan mengadakan Giat Bareng Sinergi Peduli berupa Bakti Sosial Kesehatan di wilayah yang terdampak Tsunami Selat Sunda (27/01/19). Kegiatan Bakti Sosial Kesehatan ini mengakhiri rangkaian Kegiatan Tanggap Darurat Bencana Tsunami Selat Sunda, yang sejak awal kejadian masing-masing lembaga telah bergerak cepat dengan membuat Posko Tanggap Darurat disana. Tanggap darurat yang dilakukan di Selat Sunda berupa pencarian korban, evakuasi jenazah, identifikasi jenazah, pemulangan jenazah, distribusi bahan makanan untuk para pengungsi, pengobatan massal, dan diakhiri dengan pemeriksaan kesehatan saat ini.

Kampung Lentera, Desa Cigondang, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten, dipilih sebagai tempat kegiatan terakhir, karena wilayahnya merupakan wilayah yang cukup parah terdampak tsunami Selat Sunda yang terjadi sekitar Pukul 21.00 WIB, pada hari Sabtu, 22 Desember 2018 yang lalu. Sekitar kurang lebih 150-an Kepala Keluarga harus kehilangan tempat berteduh akibat sapuan ombak yang meluluhlantakkan pemukiman mereka.


Bakti Sosial Kesehatan ini dilakukan oleh tim relawan gabungan, yang terdiri dari 6 orang relawan Cahaya Foundation, 8 orang relawan Sahabat Nurani Serang, dan 3 orang relawan Pramuka Peduli 0921 Kota Bekasi, dengan dibantu belasan mahasiswa Universitas Tirtayasa, Serang, Banten.


Kegiatan yang terpusat di sebuah tanah lapang bekas kawasan pemukiman penduduk di Kampung Lentera ini meliputi; pemeriksaan kesehatan umum dan pemberian bingkisan bagi sekitar 200an Kepala Keluarga penyintas bencana, yang merupakan sumbangan dari Komunitas Smansa 84, Keyboardist Lintas Wilayah, DKM Al Muttaqiin PT Progress Diecast, dan Komunitas Smansasi 97.

Pimpinan Sahabat Nurani, Ais Komarudin, menuturkan bahwa bakti sosial ini selain dapat meningkatkan rasa solidaritas sesama warga penyintas bencana, juga sebagai bahan introspeksi bagi diri sendiri. Awalan yang positif ini diharapkan dapat diulang kembali dengan kegiatan-kegiatan lain ke depannya. Saling transfer pengalaman antar komunitas, tanpa mengesampingkan nilai-nilai positif yang menjadi ciri khas daerah masing-masing. "Mudah-mudahan ke depannya kita dapat bersinergi kembali melakukan sesuatu yang bermanfaat untuk orang banyak", imbuhnya.

Kegiatan ini mendapat respon positif dari semua warga setempat. Ustadz Rahmat, sebagai salah seorang tokoh masyarakat, mendukung dan mengapresiasi kegiatan ini. Di akhir kegiatan, ia berkata, "Terima kasih yang sebesar-besarnya atas rasa empati dan kepedulian yang tinggi yang telah dilakukan bagi warga kami."

Pemeriksaan Kesehatan Umum yang dilakukan meliputi; pemeriksaan kolesterol, asam urat, tekanan darah dan gula darah. Ibu Rahe, 47 tahun, dengan tekanan darah 153/94 mmHg dan gula darah 370 mg/dL. Ibu Rahe diberi saran dan arahan agak mau dirujuk ke Rumah Sakit. Ia bersyukur dengan adanya pemeriksaan kesehatan tersebut, sehingga mengetahui kondisi kesehatan tubuhnya. "Untung ada pemeriksaan ini, jadi saya tahu penyakit saya", tuturnya.

Ketua tim Bakti Sosial Cahaya Foundation, Akhmad Qodari, merasa gembira dengan antusias warga dan kesigapan semua pihak dalam kegiatan bakti sosial ini. Saat dimintai komentar kegiatan tersebut, ia berujar, "Semua bergerak dan bekerja sesuai tugas masing-masing. Peran serta semua pihak sangat membantu terselenggaranya kegiatan ini hingga selesai. Hanya ini yang bisa kami lakukan saat ini."

Dihubungi secara terpisah, Rahmat Sutisna, perwakilan DKM Al Muttaqiin PT Progress Diecast yang merupakan salah satu donatur kegiatan tersebut merasa bersyukur atas selesainya kegiatan tersebut. "Alhamdulillah semua berjalan dengan sukses dan lancar. Terima kasih kepada Cahaya Foundation yang berkenan dititipi oleh kami. Semoga kegiatan seperti ini bisa kembali dilakukan di tempat-tempat lain yang juga membutuhkan. Semoga juga tetap terjalin kerjasama antara DKM Al Muttaqiin dengan Cahaya Foundation." (Cahaya Foundation / Wafa)

=========================

Link terkait:

https://www.atmago.com/posts/cahaya-foundation-sahabat-nurani-dan-pramuka-peduli-gelar-baksos-kesehatan-di-banten_post_id_614cfe3d-a751-4abd-a3c5-5b0bb8e311f1

http://singkapbekasi.com/2019/01/cahaya-foundation-sahabat-nurani-dan-pramuka-peduli-kota-bekasi-gelar-baksos-di-pandeglang/

https://www.bekasitoday.com/2019/01/cahaya-foundation-sahabat-nurani-dan-pramuka-peduli-bersinergi-gelar-baksos.html

http://fokus.co.id/news/2019/01/peduli-penyintas-selat-sunda-cahaya-foundation-sahabat-nurani-dan-pramuka-peduli-gelar-baksos/

http://www.seputardaerah.com/2019/01/sinergitas-tiga-relawan-mendapat.html

https://www.wajahbekasi.com/2019/01/cahaya-foundation-dan-pramuka-peduli-gelar-baksos.html

http://koransidak.co.id/2019/01/28/bareng-sahabat-nurani-cahaya-foundation-gelar-bakti-sosial-kesehatan-di-pandeglang/
Selengkapnya

Minggu, 25 November 2018

Bapak Bambang Sulistio Dan Adik Yusuf Al Fatih

Kamis siang (15/11/2018), saat posisi ambulance Cahaya Foundation sedang berada di wilayah Bekasi Utara, dihubungi melalui saluran seluler berupa informasi darurat mengenai warga Kampung Buaran, Lambangsari, Tambun Selatan, yang mengalami sesak napas dan membutuhkan pertolongan segera.

Bapak Bambang Sulistio, 62 tahun, nama pasien tersebut. Menurut informasi, selama 2 minggu terakhir pak Bambang mengalami penurunan kondisi tubuh. Saat merasakan hawa dingin atau tidur di malam hari, selalu merasakan sesak napas. Sebelumnya, pada pagi harinya sempat dibawa ke klinik terdekat dan diinhalasi sehingga kondisinya agak lebih baik. Tetapi siang itu kondisi fisiknya secara umum mengalami penurunan kembali.



Melihat langsung kondisi pak Bambang yang mengalami sesak napas hingga tersengal-sengal, tanpa berlama-lama, Tim Ambulance Cahaya Foundation segera menyiapkan tabung dan selang oksigen untuk membantu pernapasan selama perjalanan ke Rumah Sakit, dan secepatnya membawa pak Bambang ke IGD RSUD Kabupaten Bekasi untuk mendapatkan tindakan medis yang lebih tepat. Sesampai di IGD RSUD Kabupaten Bekasi, melihat kondisinya, Tim Medis RSUD Kabupaten Bekasi segera menangani, dicek gula darahnya yang ternyata diatas 700 mg/dl, juga diobservasi untuk hal lainnya, dan disarankan oleh dokter yang menanganinya untuk menjalani rawat inap.

Pihak keluarga sempat kebingungan dikarenakan tidak memiliki jaminan kesehatan apapun, selain juga kondisi ekonomi yang minim. Tim Pendamping Pasien Cahaya Foundation turun tangan untuk melakukan advokasi. Setelah verifikasi data, ada kendala di Kartu Keluarga yang belum diperbaharui dan harus segera diurus untuk melengkapi pengurusan penjaminannya.

Keesokan harinya, Jum'at pagi (16-11-2018), proses pengurusan kelengkapan data segera dijalankan dan mendapat rekomendasi dari Kecamatan Tambun Selatan pada siang harinya, untuk selanjutnya ditindaklanjuti pengurusan penjaminan pembiayaan pengobatannya ke Dinas Sosial Kabupaten Bekasi dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi pada hari Senin.

Pada Jum'at malam, masuk data lain, pasien dampingan baru, ke Tim Pendampingan Pasien Cahaya Foundation untuk pasien bayi atas nama Yusuf Al Fatih, putra dari Bapak Heriko Adi Wibowo, beralamat di Desa Sumberjaya, Tambun Selatan, yang mengalami Sakit Diare Akut disertai Pendarahan di Lambung dan telah mendapat perawatan selama 4 hari di RSUD Kabupaten Bekasi. Tindakan medis sudah dilakukan, yaitu pemasangan NGT Oksigen. Ayah bayi Yusuf bekerja sebagai Driver Ojek Online dan sudah tentu kesulitan untuk pembiayaan pengobatannya. Pihak keluarga sudah sempat mengurus Surat Jaminan Perawatan akan tetapi tertolak dikarenakan tidak adanya Kartu Keluarga, juga telah melewati batas waktu 3 hari sesuai aturan yang ditetapkan.


Senin (19-11-2018), Tim Pendamping Pasien Cahaya Foundation bergerak memberikan advokasi bagi pasien ke Dinas Sosial Kabupaten Bekasi dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi untuk mendapatkan Surat Jaminan Perawatan bagi pasien agar terbebas dari pembiayaan di Rumah Sakit. Pada Senin siang kedua jaminan kesehatan telah didapat.



Saat berita ini ditulis, anak Yusuf Al Fatih sudah diperbolehkan pulang, tinggal menjalani rawat jalan secara berkala, akan tetapi pak Bambang masih menjalani perawatan dikarenakan kondisinya masih belum stabil.

(Akhmad Qodari)

Selengkapnya

Minggu, 01 Juli 2018

Komunitas '97: Bertemu, Bersilaturahmi, Beramal

Pemeriksaan kesehatan umum (foto: Handika)

Alumni SMA Negeri 1 Bekasi Angkatan 1997 (Komunitas '97) mengadakan Pengobatan Massal Gratis sebagai ajang Halal Bihalal yang dikemas dalam bentuk Bakti Sosial (Baksos), yang dilaksanakan pada hari Minggu (1/7/2018) bertempat di SMAN 1 Bekasi, Jln. Agus Salim No. 181, Bekasi Jaya, Kota Bekasi.

Aksi sosial yang dinamai "Baksos Komunitas ’97: Pengobatan Massal Gratis - BERTEMU, BERSILATURAHMI, BERAMAL" ini bekerjasama dengan Cahaya Foundation, SMA Negeri 1 Bekasi, Kimia Farma, dan BPJS Kesehatan. Disponsori oleh Kapuskopau TNI AU, Indofood, dan sponsor lainnya serta dukungan dari sebagian besar alumni SMAN 1 Bekasi Angkatan 1997. 

Haris Faisal, selaku Ketua Komunitas '97, menuturkan bahwa bakti sosial ini selain dapat mempererat tali silahturahmi antar alumni, juga bermaksud membantu masyarakat yang kekurangan dan tentunya bisa membangun citra positif almamater SMA Negeri 1 Bekasi.

"Kami dari Komunitas '97 rutin melaksanakan reuni sebagai ajang mempererat tali silaturahmi sesama alumni, namun yang berbeda pada tahun ini adanya kegiatan bakti sosial yaitu sunatan massal, donor darah, serta pemeriksaan mata secara gratis dan terbuka untuk umum." tuturnya saat ditemui di lokasi, Minggu (1/7/2018).

Kegiatan ini pun mendapat dukungan langsung dari beberapa guru dan murid Perguruan Silat Cinong Bekasi agar kenyamanan dan keamanan acara dapat berjalan lancar.

Adapun layanan medis cuma-cuma yang dibuka pada baksos ini terdiri atas enam bagian: Pemeriksaan Kesehatan Umum, Anak, Gigi, Khitan bagi 25 anak, Papsmear bagi 50 orang ibu-ibu dan Minilab untuk pemeriksaan kolesterol, asam urat dan gula darah. 

Eko Prasetyo, Direktur Eksekutif Cahaya Foundation menyambut gembira antusias warga dan kesigapan panitia acara bakti sosial kesehatan ini. 

"Ini salah satu kegiatan besar yang Cahaya Foundation dapat berperan positif bagi masyarakat. Semoga baksos ini dapat merangkul warga yang hidup berdampingan dengan almamater SMA Negeri 1 Bekasi dan bermanfaat bagi yang membutuhkan." ungkapnya.

===================================

Sumber terkait:

http://fokus.co.id/news/2018/07/komunitas-alumni-smansasi-97-gelar-bakti-sosial-menebar-manfaat-dan-merajut-silaturahmi

http://www.bekasitoday.com/2018/07/halal-bihalal-alumni-sman-1-bekasi-gelar-baksos-kesehatan.html

http://www.wajahbekasi.com/2018/07/silaturahim-alumni-sman-1-bekasi-97-gelar-pengobatan-gratis.html

http://www.redaksibekasi.com/2018/07/baksos-komunitas-97-pengobatan-gratis.html

http://singkapbekasi.com/2018/07/bertemu-bersilaturahim-beramal-halal-bihalal-ala-alumni-sman-1-bekasi-97/

http://fokusbekasi.com/pengobatan-masal-gratis-silaturahim-alumni-sman-1-bekasi-angkatan-97

https://www.kompasiana.com/bisot/5b38b679dd0fa80134732492/alumni-sman-1-bekasi-angkatan-97-laksanakan-halal-bihalal-dan-baksos-kesehatan
Selengkapnya

Minggu, 27 Mei 2018

Indahnya Berbagi Kasih

Anak-anak Panti Yatim/Dhuafa Asofiani Ahmadi, Sukaringin, Sukawangi, Kabupaten Bekasi.

Agung Mujiantoro, Ketua TVLC Chapter Bekasi.


KOTA BEKASI -- Tanggal 21 Mei 2018 yang lalu, merupakan hari jadi yang pertama bagi Toyota Vios Limo Club (TVLC) Chapter Bekasi. Milad pertama komunitas tersebut, yang kebetulan bertepatan dengan bulan suci Ramadhan 1439 Hijriah ini, diisi dengan kegiatan yang bermanfaat, yaitu mengadakan kegiatan sosial pada hari Minggu (27/5), dengan mengambil tema "Indahnya Berbagi Kasih", dan bertempat di Lantai 3 Ballroom Blu Plaza Mall Bekasi.

"Kami akan berbuka puasa bersama, serta memberikan tali kasih kepada 35 anak-anak, dan juga 6 orang pengurus Panti Yatim/Dhuafa Asofiani Ahmadi, Sukaringin, Sukawangi, Kabupaten Bekasi," kata Dwi Nugrahi, selaku Ketua Panitia Pelaksana 1st Anniversary TVLC Chapter Bekasi.

Menurutnya, kegiatan ini akan diisi dengan berbagai kegiatan yang menarik untuk memberikan kebahagiaan bagi anak-anak panti, seperti hadroh marawis, kuis edukatif interaktif, dan lain sebagainya, agar sejenak melupakan kesulitan-kesulitan yang mereka alami selama mereka di panti. 

"Kegiatan ini bekerjasama dengan Cahaya Foundation, sebuah lembaga kemanusiaan yang kami tahu cukup bagus kegiatan-kegiatannya. Rencananya, bersama Cahaya Foundation, kami akan mengadakan kegiatan bersama secara rutin, yaitu sebanyak empat kali dalam setahun. Tiga kali Bakti Sosial dan satu kali Ramadhan Mulia," ujar Agung Mujiantoro, Ketua TVLC Chapter Bekasi, menambahkan.

Acara yang diikuti oleh perwakilan Chapter TVLC dari 4 wilayah, disponsori oleh 5 perusahaan, dan dihadiri oleh perwakilan 15 komunitas otomotif yang ada di Bekasi Raya ini, merupakan bentuk eksistensi, silaturahmi, dan jalinan komunikasi komunitas TVLC Chapter Bekasi dengan komunitas otomotif lainnya. Bersama-sama saling berlomba bergerak dalam kebaikan. Menunjukkan kepedulian yang nyata terhadap masalah sosial dan kesehatan masyarakat di wilayahnya. 

Menutup wawancara, Agung berharap, "Semoga ikatan persaudaraan antar anggota TVLC Chapter Bekasi menjadi lebih erat dan solid, serta jalinan silahturahmi dengan komunitas lain menjadi lebih sinergis, sehingga banyak hal positif yang bisa kita lakukan bersama." (Cahaya Foundation / Handika Puguh Pratama)

===================================

Link terkait:

https://www.plukme.com/post/1527436765-toyota-vios-limo-club-chapter-bekasi-ajak-panti-asuhan-rayakan-milad

http://www.wajahbekasi.com/2018/05/milad-tvlc-chapter-bekasi-diisi-santunan-ramadan.html

http://singkapbekasi.com/2018/05/toyota-vios-limo-club-bekasi-ajak-panti-asuhan-rayakan-milad/

https://www.kompasiana.com/bisot/5b0ad0d7dd0fa8412254f572/toyota-vios-limo-club-bekasi-buka-bersama-anak-panti-asuhan

http://www.redaksibekasi.com/2018/05/indahnya-berbagi-kasih-dalam-milad-toyota-vios-limo-club-bekasi.html

http://fokusbekasi.com/milad-toyota-vios-limo-club-chapter-bekasi-diisi-indahnya-berbagi-kasih-ramadan/

https://medium.com/@bisot/milad-toyota-vios-limo-club-chapter-bekasi-diisi-indahnya-berbagi-kasih-5f69f390712

http://www.bekasitoday.com/2018/05/milad-pertama-toyota-vios-limo-club-bekasi-semarakkan-ramadan.html

https://kumparan.com/bisot/rayakan-milad-toyota-vios-limo-club-chapter-bekasi-ajak-panti-asuhan-buka-puasa-bersama

Selengkapnya

Sabtu, 14 April 2018

MEAINA Berbagi Bahagia


KABUPATEN BEKASI -- PT. Mitsubishi Electric Automotive Indonesia, sebuah perusahaan produsen alternator dan motor starter terkemuka untuk industri otomotif di Indonesia, yang berlokasi di Kawasan Bekasi International Industrial Estate Blok C-11 No. 1-5, Jl. Raya Inti, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, memberi kepercayaan kepada Cahaya Foundation untuk menyalurkan dana CSRnya dalam bentuk program yang bernama MEAINA BERBAGI BAHAGIA, yang terfokus khusus di Kampung Darmajaya, Desa Setiadarma, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, pada tanggal 14 April 2018.

Kampung Darmajaya dipilih menjadi tempat kegiatan bakti sosial tahun ini, karena dari hasil survey lokasi, kampung tersebut sangat cocok untuk pemberdayaan warga dan pembentukan komunitas literasi; baik itu bagi masyarakatnya, penyediaan prasarana kegiatan rumah belajar, maupun penyediaan prasarana kegiatan kreatif lainnya, disamping lokasinya yang memiliki akses yang mudah dijangkau dari mana pun.

Kegiatan bakti sosial PT. Mitsubishi Electric Automotive Indonesia ini diikuti oleh 30 orang perwakilan karyawan perusahaan, yang berdiri pada tanggal 8 April 1997, yang dulunya bernama PT. Lippo Melco Autoparts. Selain para karyawan, turut serta pula Mr. Funaki dan Mr. Bamba selaku Dewan Direksi, serta Ibu Marlia Adityawati selaku Human Resources & General Affair Manager.

Kegiatan yang terpusat di Masjid Al Mujahiddin, Desa Setiadarma, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi ini meliputi; peresmian perpustakaan anak-anak Desa Setiadarma, sumbangan 845 buah buku bacaan anak-anak lengkap dengan sarana penunjang perpustakaan, pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga tidak mampu, pemberian bingkisan langsung ke rumah-rumah keluarga dhuafa, pemberian peralatan sekolah bagi 100 anak binaan Masjid Al Mujahiddin, yang kesemuanya terdata dalam survey yang telah dilakukan sebelumnya, serta sumbangan 4 buah kursi roda, tabung oksigen berikut kelengkapan peralatan kesehatan untuk menunjang fasilitas mobil ambulance Cahaya Foundation, dan mendukung secara penuh program Jum’at Berkah (Berbagi Kebahagian) Cahaya Foundation, yaitu program pemberian makanan bagi dhuafa yang dilakukan setiap hari Jum’at, selama satu tahun.


Program MEAINA BERBAGI BAHAGIA melalui dana CSR PT. Mitsubishi Electric Automotive Indonesia ini merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian sebuah perusahaan yang profit oriented dalam mendukung kemajuan pendidikan, kesehatan dan pemberdayaan masyarakat di Kampung Darmajaya, Desa Setiadarma, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

“Semoga sumbangsih kami hari ini dapat bermanfaat, terutama dalam mengembangkan budaya literasi dan peningkatan kualitas sumber daya masyarakat di desa ini”, ujar Ibu Marlia, yang pada kesempatan itu mewakili Mr. Motojima, Direktur Utama PT. MEAINA, untuk memberikan sambutan.

Eko Prasetyo, Direktur Eksekutif Cahaya Foundation, menambahkan, “PT MEAINA mendukung dan membersamai secara penuh semua program Cahaya Foundation selama satu tahun, yang terangkum dalam konsep program Merajut Harapan Indonesia, yang merupakan Program Pemberdayaan Cahaya Foundation yang diimplementasikan secara berkesinambungan, dengan tiga fokus program pada bidang: kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat, sebagai upaya turut berperan aktif pada pencapaian Tujuan Pembanguan Berkelanjutan (SDGs) Indonesia melalui pendekatan Pemberdayaan Masyarakat secara Terpadu.”

PT. Mitsubishi Electric Automotive Indonesia berkomitmen untuk terus melakukan kegiatan sosial lainnya secara rutin, sehingga dapat menjadi contoh bagi perusahaan lainnya dalam memajukan pendidikan, kesehatan masyarakat, maupun kegiatan-kegiatan yang bersifat pemberdayaan, dan juga untuk membantu masyarakat tidak mampu agar dapat terus memperoleh manfaat dengan fasilitas yang layak dan memadai. (Cahaya Foundation / Bisot)

====================================

Link terkait:

http://www.redaksibekasi.com/2018/04/cahaya-foundation-dan-pt-meaina-gelar-bakti-sosial-kesehatan-dan-pendidikan.html

http://www.wajahbekasi.com/2018/04/baksos-csr-pt-mitsubishi-electric-automotive-gandeng-cahaya-foundation.html

http://www.bekasitoday.com/2018/04/csr-mitsubishi-electric-automotive-gandeng-cahaya-foundation-berikan-fasilitas-pendidikan-dan-pengobatan.html

http://fokusbekasi.com/mitsubishi-electric-salurkan-csr-dalam-baksos-meaina-berbagi-bahagia

http://fokus.co.id/news/2018/04/csr-mitsubishi-electric-dan-cahaya-foundation-gelar-edukasi-kesehatan-dan-baksos-pendidikan

https://www.atmago.com/posts/baksos-csr-mitsubishi-dan-cahaya-foundation_post_id_a7c0fb05-42b5-423c-83da-9bac9c4bdb94

https://www.plukme.com/post/1523793179-baksos-pendidikan-dan-edukasi-kesehatan-dalam-csr-pt-mitsubishi-electric-automotive-indonesia

https://indonesiana.tempo.co/read/125782/2018/04/15/bisot182/csr-mitsubishi-electric-dukung-budaya-literasi-dan-kesehatan

http://berita98.com/2018/04/15/csr-mitsubishi-electric-baksos-pendidikan-dan-kesehatan-di-bekasi

http://singkapbekasi.com/2018/04/csr-mitsubishi-electric-bersama-cahaya-foundation-baksos-pendidikan-dan-kesehatan

https://www.kompasiana.com/bisot/5ad3f636dcad5b56d1488b83/mitsubishi-electric-bersama-cahaya-foundation-baksos-kesehatan-dan-pendidikan

http://koransidak.co.id/2018/04/14/melalui-cahaya-foundation-pt-meaina-salurkan-bantuan

https://kumparan.com/bisot/melalui-cahaya-foundation-mitsubishi-electric-salurkan-csr-di-bekasi
Selengkapnya

Minggu, 04 Februari 2018

"Tercyduk Kampanye"

KOTA BEKASI -- "Ini dari partai apa mbak?", tanya seorang pengemudi transportasi umum roda tiga dengan cara dikayuh itu sesaat setelah menerima sepaket nasi kotak dari salah seorang relawan Cahaya Foundation. Pertanyaan yang cukup menggelitik di telinga namun membuat dahi agak sedikit berkerenyit. Setelah dipikir-pikir, iya juga ya... memang sekarang ini mulai banyak partai politik yang melakukan pemanasan dengan cara sosialisasi dan penjajakan menjelang pesta demokrasi pemilu 2019 nanti. Untungnya semua relawan tidak pernah menjawab semua pertanyaan sepatah kata pun, cukup dengan gerakan tubuh menggeleng dan tersenyum bersahabat.

Cahaya Foundation "Tercyduk Kampanye"

Kebetulan, di minggu (4/2) siang ini, ada sahabat Cahaya Foundation yang memiliki kelapangan rizki berupa 50 paket nasi kotak untuk diderma kepada saudara-saudara kita yang kurang seberuntung kita. Sasaran kali ini para pengemudi transportasi roda tiga yang cukup melegenda, di wilayah seputaran Jalan Mayor Oking hingga Jalan RA Kartini, Kota Bekasi.

50 paket nasi kotak sudah dikirim tepat jam 10.00 WIB, untuk disebar sebagai santap siang. 2 keluarga relawan berikut anak-anaknya yang sudah remaja juga sudah menunggu untuk ikut membantu menyebarkannya. Selepas shalat dzuhur, dengan penuh keceriaan layaknya akan berangkat piknik, rombongan bergerak. 

Setiba di lokasi, semua paket diturunkan. Dengan berjalan kaki, paket nasi kotak dibawa dengan menggunakan wadah kantong plastik besar. Satu per satu paket nasi kotak untuk makan siang diberikan langsung dari tangan penyalur ke tangan yang berhak menerimanya. Tidak sampai satu jam, semua nasi kotak ludes, tinggal menyisakan kantong plastik wadah bawaan. 



Semua relawan terlihat bahagia menyaksikan saudara-saudara kita menyantap dengan lahap pemberian yang nilainya tidak seberapa. Hanya sekotak nasi yang hanya cukup untuk sekedar mengganjal perut di siang hari. Namun, dalam hati menyeruak rasa syukur yang tak terhingga kepada Yang Maha Kuasa atas semua kelimpahan berkah sehingga selalu diberi kesempatan untuk bisa berbagi kepada sesama, dengan sepenuh cinta. (Cahaya Foundation / Mira Tjandra)

#CahayaFoundation #Berbagi #BahagiakanDhuafa #Bekasi #Jabodetabek #Indonesia
Selengkapnya

Senin, 22 Januari 2018

Keluarga Bahagiakan Lansia




KOTA BEKASI -- Menjadi tua adalah sebuah keniscayaan. Banyak dijumpai pengalaman bahwa justru di masa tua lah seseorang seperti tercerabut dari hiruk pikuk ramainya kehidupan. Tugas bagi mereka yang masih berada dalam usia produktif lah untuk membuat para lansia berbahagia dan tidak merasa kesepian. 

Kesepian, menurut penelitian John Cacioppo, profesor psikologi dari University of Chicago, Amerika Serikat, merupakan penyebab utama kematian bagi orang lanjut usia dengan usia 60 tahun ke atas. Bahkan secara umum, prosentasenya mencapai 14 persen dari penyebab kematian lain. Di usia senja, orang tua cenderung memiliki perasaan terisolasi dari orang lain, yang kemudian akan menyebabkan berbagai gangguan fisik, seperti gangguan tidur, peningkatan tekanan darah, peningkatan hormon stres, gangguan pada sel-sel imun dan meningkatkan depresi.

Pada kesempatan di pagi hari Minggu (21/1), Cahaya Foundation mendapat amanah, berupa titipan kebahagiaan untuk disampaikan kepada 50 orang lansia dhuafa yang sudah terdata di sekitar wilayah Bekasi Jaya, Bekasi Timur dan Marga Mulya, Bekasi Utara, dua wilayah yang dibatasi oleh sebuah sungai besar yang membelah Kota Bekasi.

Dengan tema kegiatan; "Keluarga Bahagiakan Lansia", yang mana para relawan yang ikut terlibat sebagian besar adalah para keluarga, yang terdiri dari pasangan suami istri dengan membawa serta anak-anak mereka. Mengunjungi langsung ke rumah-rumah para lansia penerima manfaat berdasarkan data yang sudah disediakan. Seakan-akan mereka sedang berkunjung ke rumah kakek nenek mereka pada saat libur sekolah. 

"Kegiatan seperti ini sangat seru dan asyik. Sebuah solusi alternatif mengalihkan mindset anak-anak dari mall kepada kegiatan yang lebih edukatif, riil dan bermanfaat. Memanusiakan dan memuliakan lansia akan menumbuhkan mindset anak-anak agar lebih sayang kepada orangtua", tegas Rahmi Primaswari, salah seorang relawan yang membawa serta suami dan kedua buah hatinya.

Wiwik Rahayu, koordinator kegiatan mengatakan, bahwa kegiatan tersebut sengaja dikemas sedemikian rupa agar antara relawan yang berbagi dengan para lansia penerima manfaat terjalin ikatan emosional yang kuat. "Sengaja setiap relawan, beserta keluarga yang dibawanya, door to door langsung membawa bingkisan ke rumah-rumah para lansia yang sudah terdata, mengunjungi, bersilaturahmi, ngobrol banyak hal, tertawa dan menangis bersama bagaikan keluarga yang sudah lama tidak pernah bertemu, agar terjalin chemistry yang kuat antara relawan dengan kakek nenek yang kita santuni", paparnya.

Berbagi kebahagiaan yang paling dasar dan mudah adalah dengan memberi perhatian dan senyum, karena perhatian dan senyum dapat memperbaiki suasana hati, mengurangi stres, dan memudahkan orang saat berinteraksi.  Perhatian dan senyum adalah cara paling murah untuk mendatangkan berkah. Perhatian dan senyum itu dapat menular, seperti halnya perbuatan baik lainnya. (Cahaya Foundation / Donna Aristhea)

#CahayaFoundation #Keluarga #Berbagi #Bahagia #Lansia #Dhuafa #Bekasi #Jabodetabek #Indonesia

Selengkapnya