Tampilkan postingan dengan label Umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Umum. Tampilkan semua postingan

Jumat, 25 Oktober 2019

Serah Terima Ambulance dari Dana Kebajikan Umat PT Pegadaian (Persero)


Bekasi Utara - Kota Bekasi. Yayasan Cita Sahabat Mulya (Cahaya Foundation) menerima bantuan satu unit armada ambulans dari Dana Kebajikan Umat Unit Usaha Syariah PT Pegadaian (Persero). Jumat, 25 Oktober 2019.

Kegiatan serah terima bantuan ambulans tersebut berlangsung secara simbolis dalam acara Sosialisasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) oleh Pimpinan Wilayah VIII Jakarta I PT Pegadaian (Persero), Bapak Edi Sarwono, dengan disaksikan Wakil Walikota Bekasi, Bapak Tri Adhianto kepada Eko Prasetyo, Direktur Eksekutif Cahaya Foundation, di Aula Kelurahan Marga Mulya, Bekasi Utara, Kota Bekasi.


Wakil Walikota Bekasi, Tri Adhianto dalam sambutannya mengatakan, adanya bantuan satu unit ambulans untuk seluruh warga Kota Bekasi melalui Cahaya Foundation tersebut sangat bermanfaat sekali. Sebab, bantuan tersebut akan menambah mobilitas para relawan yang bergerak dalam bidang kesehatan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat, terutama untuk menunjang tugas-tugas kemanusiaan di Kota Bekasi.

Sementara itu Pimpinan Wilayah VIII Jakarta I PT Pegadaian (Persero), Edi Sarwono menambahkan, bantuan armada ambulans dari Dana Kebajikan Umat Unit Usaha Syariah PT Pegadaian (Persero) melalui Cahaya Foundation ini sangat diperlukan, terlebih untuk mengoptimalkan pelayanan kesehatan Pemerintah Kota Bekasi ke depannya.

Menurut Edi, saat ini PT Pegadaian (Persero), dengan program CSRnya dari Dana Kebajikan Umat Unit Usaha Syariah-nya, memberikan bantuan ambulance kepada masyarakat Bekasi yang akan dikelola dan dioperasikan oleh Cahaya Foundation, merupakan wujud kepedulian PT Pegadaian (Persero) kepada masyarakat yang berada dalam wilayah operasionalnya.

"Armada ambulans ini diperuntukkan untuk berbagai pelayanan kesehatan, seperti; membuka posko pelayanan kemanusiaan pada hari-hari besar, serta membantu masyarakat yang membutuhkan kendaraan ambulans untuk mengantarkan pasien rujukan ke fasilitas kesehatan yang lebih baik," kata Edi.

Ke depan pihaknya melalui Cahaya Foundation akan menyiapkan sumber daya relawan melalui peningkatan kapasitas dan berbagai pelatihan kepada sejumlah personil yang akan bertugas sebagai Tim Ambulans, sehingga semua personil kompeten dan dapat memberikan rasa nyaman kepada masyarakat pengguna ambulans.


Hadir dalam acara penyerahan ambulans tersebut sejumlah pengurus Cahaya Foundation, pihak manajemen dari PT Pegadaian (Persero), KNPI, RAS, ERS, Ibu-ibu PKK, Kader TBC IKNU, Kader Posyandu, Fortara, IPMI, SKB, Paguyuban Ojek Online, Si Bulan Indonesia, Cinong Bekasi, dan juga beberapa komunitas relawan dan jajaran di Kelurahan Marga Mulya, serta masyarakat di wilayah tersebut. 
Selengkapnya

Senin, 28 Januari 2019

Giat Bareng Di Selat Sunda




Pandeglang -- Sinergitas antara Cahaya Foundation, Sahabat Nurani Serang dan Pramuka Peduli 0921 Kota Bekasi, mendapat dukungan dari Komunitas Smansa 84, Keyboardist Lintas Wilayah, DKM Al Muttaqiin PT Progress Diecast, dan Komunitas Smansasi 97, dengan mengadakan Giat Bareng Sinergi Peduli berupa Bakti Sosial Kesehatan di wilayah yang terdampak Tsunami Selat Sunda (27/01/19). Kegiatan Bakti Sosial Kesehatan ini mengakhiri rangkaian Kegiatan Tanggap Darurat Bencana Tsunami Selat Sunda, yang sejak awal kejadian masing-masing lembaga telah bergerak cepat dengan membuat Posko Tanggap Darurat disana. Tanggap darurat yang dilakukan di Selat Sunda berupa pencarian korban, evakuasi jenazah, identifikasi jenazah, pemulangan jenazah, distribusi bahan makanan untuk para pengungsi, pengobatan massal, dan diakhiri dengan pemeriksaan kesehatan saat ini.

Kampung Lentera, Desa Cigondang, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten, dipilih sebagai tempat kegiatan terakhir, karena wilayahnya merupakan wilayah yang cukup parah terdampak tsunami Selat Sunda yang terjadi sekitar Pukul 21.00 WIB, pada hari Sabtu, 22 Desember 2018 yang lalu. Sekitar kurang lebih 150-an Kepala Keluarga harus kehilangan tempat berteduh akibat sapuan ombak yang meluluhlantakkan pemukiman mereka.


Bakti Sosial Kesehatan ini dilakukan oleh tim relawan gabungan, yang terdiri dari 6 orang relawan Cahaya Foundation, 8 orang relawan Sahabat Nurani Serang, dan 3 orang relawan Pramuka Peduli 0921 Kota Bekasi, dengan dibantu belasan mahasiswa Universitas Tirtayasa, Serang, Banten.


Kegiatan yang terpusat di sebuah tanah lapang bekas kawasan pemukiman penduduk di Kampung Lentera ini meliputi; pemeriksaan kesehatan umum dan pemberian bingkisan bagi sekitar 200an Kepala Keluarga penyintas bencana, yang merupakan sumbangan dari Komunitas Smansa 84, Keyboardist Lintas Wilayah, DKM Al Muttaqiin PT Progress Diecast, dan Komunitas Smansasi 97.

Pimpinan Sahabat Nurani, Ais Komarudin, menuturkan bahwa bakti sosial ini selain dapat meningkatkan rasa solidaritas sesama warga penyintas bencana, juga sebagai bahan introspeksi bagi diri sendiri. Awalan yang positif ini diharapkan dapat diulang kembali dengan kegiatan-kegiatan lain ke depannya. Saling transfer pengalaman antar komunitas, tanpa mengesampingkan nilai-nilai positif yang menjadi ciri khas daerah masing-masing. "Mudah-mudahan ke depannya kita dapat bersinergi kembali melakukan sesuatu yang bermanfaat untuk orang banyak", imbuhnya.

Kegiatan ini mendapat respon positif dari semua warga setempat. Ustadz Rahmat, sebagai salah seorang tokoh masyarakat, mendukung dan mengapresiasi kegiatan ini. Di akhir kegiatan, ia berkata, "Terima kasih yang sebesar-besarnya atas rasa empati dan kepedulian yang tinggi yang telah dilakukan bagi warga kami."

Pemeriksaan Kesehatan Umum yang dilakukan meliputi; pemeriksaan kolesterol, asam urat, tekanan darah dan gula darah. Ibu Rahe, 47 tahun, dengan tekanan darah 153/94 mmHg dan gula darah 370 mg/dL. Ibu Rahe diberi saran dan arahan agak mau dirujuk ke Rumah Sakit. Ia bersyukur dengan adanya pemeriksaan kesehatan tersebut, sehingga mengetahui kondisi kesehatan tubuhnya. "Untung ada pemeriksaan ini, jadi saya tahu penyakit saya", tuturnya.

Ketua tim Bakti Sosial Cahaya Foundation, Akhmad Qodari, merasa gembira dengan antusias warga dan kesigapan semua pihak dalam kegiatan bakti sosial ini. Saat dimintai komentar kegiatan tersebut, ia berujar, "Semua bergerak dan bekerja sesuai tugas masing-masing. Peran serta semua pihak sangat membantu terselenggaranya kegiatan ini hingga selesai. Hanya ini yang bisa kami lakukan saat ini."

Dihubungi secara terpisah, Rahmat Sutisna, perwakilan DKM Al Muttaqiin PT Progress Diecast yang merupakan salah satu donatur kegiatan tersebut merasa bersyukur atas selesainya kegiatan tersebut. "Alhamdulillah semua berjalan dengan sukses dan lancar. Terima kasih kepada Cahaya Foundation yang berkenan dititipi oleh kami. Semoga kegiatan seperti ini bisa kembali dilakukan di tempat-tempat lain yang juga membutuhkan. Semoga juga tetap terjalin kerjasama antara DKM Al Muttaqiin dengan Cahaya Foundation." (Cahaya Foundation / Wafa)

=========================

Link terkait:

https://www.atmago.com/posts/cahaya-foundation-sahabat-nurani-dan-pramuka-peduli-gelar-baksos-kesehatan-di-banten_post_id_614cfe3d-a751-4abd-a3c5-5b0bb8e311f1

http://singkapbekasi.com/2019/01/cahaya-foundation-sahabat-nurani-dan-pramuka-peduli-kota-bekasi-gelar-baksos-di-pandeglang/

https://www.bekasitoday.com/2019/01/cahaya-foundation-sahabat-nurani-dan-pramuka-peduli-bersinergi-gelar-baksos.html

http://fokus.co.id/news/2019/01/peduli-penyintas-selat-sunda-cahaya-foundation-sahabat-nurani-dan-pramuka-peduli-gelar-baksos/

http://www.seputardaerah.com/2019/01/sinergitas-tiga-relawan-mendapat.html

https://www.wajahbekasi.com/2019/01/cahaya-foundation-dan-pramuka-peduli-gelar-baksos.html

http://koransidak.co.id/2019/01/28/bareng-sahabat-nurani-cahaya-foundation-gelar-bakti-sosial-kesehatan-di-pandeglang/
Selengkapnya

Kamis, 14 Juni 2018

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1439 H



Allah SWT menyeru kepada kita di dalam kitab suci Al Qur'an, “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa” (QS. Al Baqarah: 183). Puasa, secara umum mengajarkan kepada kita untuk dapat mengendalikan diri, berlaku jujur, disiplin, tabah, sabar, dan banyak hal positif lain di dalamnya. Dengan adanya puasa, orang yang sehari-harinya terbiasa hidup berkecukupan juga merasakan perihnya rasa lapar yang kerap kali banyak dialami oleh saudara-saudara kita yang kurang beruntung, sehingga akan menjadikan kita lebih peduli kepada orang-orang yang kekurangan. 

Seluruh rangkaian ibadah di bulan Ramadhan terkait erat dengan pengembangan kepedulian kepada orang lain. Puasa, menahan makan-minum dari sejak adzan Subuh hingga adzan Maghrib selama satu bulan penuh, mengajarkan kita berempati kepada orang-orang yang tidak selalu bisa menikmati makan-minum sesuai kebutuhan setiap harinya. Zakat fitrah, selain berfungsi untuk membersihkan harta kita, juga mengandung muatan kepedulian sosial yang sangat kuat, dengan berbagi sebagian bahan makanan yang biasa kita makan sehari-hari. 'Idul Fitri, yang merupakan titik puncak perayaannya, dimana setiap orang dari berbagai strata sosial berkumpul untuk melakukan shalat bersama di lapangan terbuka, menyiratkan makna kepada kita bahwa semua manusia di mata Sang Pencipta adalah sama.

Ramadhan sudah berlalu. Akhirnya kita telah melewati Ramadhan yang kita jalani selama satu bulan penuh. Ada kehilangan yang teramat sangat dengan berlalunya Ramadhan. Ada hal berharga dari waktu kita yang telah berlalu yang tidak mungkin bisa kita ulang kembali, atau kita gantikan dengan waktu lain.

Ketika hari berganti, kita menyadari bahwa ternyata hidup ini memang cuman sebentar. Seperti Ramadhan yang telah pergi meninggalkan kita. Menyisakan semangat untuk memperbaiki diri. Kedatangan bulan Syawal yang menandai datangnya Hari Raya Idul Fitri patut kita sambut dengan bersuka cita. Tidak ada sekat sosial di dalamnya. Semua membaur, menyatu dalam sebentuk kebahagiaan yang sama.

Semoga Allah mempertemukan kita kembali dengan Ramadhan di tahun depan. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah. Taqabbalallaahu minna wa minkum.

Selengkapnya